Model rumah Scandinavian kini menjadi salah satu gaya desain yang paling digemari di Indonesia, termasuk di Surabaya. Gaya ini menampilkan keindahan yang sederhana, dominasi warna netral, serta pencahayaan alami yang melimpah. Namun, banyak orang masih bertanya: Apakah desain ini cocok untuk iklim panas seperti di Surabaya?

Artikel ini membahas jawabannya, lengkap dengan tips modifikasi agar rumah Scandinavian tetap nyaman di iklim tropis.


Apa Itu Desain Rumah Scandinavian?

Gaya Scandinavian berasal dari wilayah Nordik seperti Swedia dan Norwegia. Desain ini menekankan fungsi, kesederhanaan, dan kenyamanan visual. Umumnya, rumah Scandinavian menampilkan:

  • Warna putih atau netral
  • Pencahayaan alami maksimal
  • Material alami seperti kayu
  • Tata ruang yang lapang dan bersih

🔗 Tautan internal:
Jasa Bangun Rumah di Surabaya

🖼️ Gambar: Ruang tamu rumah Scandinavian minimalis
Alt: model rumah Scandinavian tropis Surabaya


Tantangan Desain Scandinavian di Surabaya

Iklim tropis di Surabaya memiliki kelembapan tinggi dan suhu panas sepanjang tahun. Oleh karena itu, ada beberapa tantangan ketika menerapkan desain Scandinavian secara langsung, di antaranya:

  1. Kayu mudah rusak akibat kelembapan
  2. Bukaan cahaya berlebih dapat menyebabkan panas berlebih
  3. Cat putih cepat kotor dan silau di luar ruangan

Solusi: Modifikasi Scandinavian agar Cocok untuk Iklim Tropis

Meskipun gaya Scandinavian berasal dari negara dingin, Anda tetap bisa mengadopsinya dengan beberapa penyesuaian cerdas. Berikut ini adalah strategi yang kami rekomendasikan:

1. Gunakan Material Lokal Tahan Lembap

Alih-alih menggunakan kayu asli, Anda bisa memilih material alternatif seperti HPL motif kayu, vinyl lantai, atau baja ringan berlapis. Bahan-bahan ini memiliki tampilan mirip kayu, namun lebih tahan terhadap cuaca lembap dan panas.

🔗 Tautan eksternal:
Dekson: Material Kayu Tropis


2. Tambahkan Roster dan Secondary Skin

Untuk mengontrol cahaya dan suhu dalam ruangan, tambahkan elemen pelindung seperti secondary skin, kanopi, atau roster beton. Tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, elemen ini juga memperkuat estetika rumah.

🖼️ Gambar: Tampak depan rumah dengan roster
Alt: rumah Scandinavian dengan elemen tropis


3. Maksimalkan Sirkulasi Udara

Desain rumah Scandinavian yang terlalu tertutup bisa membuat rumah terasa pengap. Maka dari itu, pastikan Anda menambahkan ventilasi silang, jendela atas, dan celah udara di langit-langit untuk menjaga sirkulasi tetap lancar.


4. Padukan Warna Netral dengan Tekstur Tropis

Putih memang menjadi warna utama Scandinavian, namun Anda bisa mengombinasikannya dengan krem, abu-abu gelap, atau aksen batu alam. Kombinasi ini akan mengurangi silau dan memberi kesan lebih sejuk.


Kesimpulan: Bisa, Asal Dimodifikasi

Jadi, apakah rumah Scandinavian cocok di Surabaya? Jawabannya: Ya, sangat mungkin, asalkan Anda melakukan beberapa penyesuaian untuk menyesuaikan dengan iklim tropis. Dengan material yang tepat, sirkulasi udara yang baik, dan penataan ruang yang disesuaikan, rumah Scandinavian justru bisa menjadi hunian ideal di kota panas.


Ingin Bangun Rumah Scandinavian Tropis?

Aryan Kontraktor siap membantu mewujudkan rumah impian Anda dengan sentuhan Scandinavian yang disesuaikan dengan iklim Surabaya. Kami berpengalaman dalam mengadaptasi desain modern ke lingkungan lokal secara fungsional dan estetis.

📲 Konsultasi : 0811 3060 770

🔗 Tautan internal tambahan:
Tips Renovasi Rumah Minimalis 2025